Bupati Tulungagung Soroti Realisasi PBB P2 yang Belum Capai Target

Rabu, 19 Maret 2025
09:40 WIB

Tulungagung – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyoroti realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang masih belum mencapai target dalam sosialisasi yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (18/3/2025).

Acara tersebut dihadiri Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, Wabup Ahmad Baharudin, Sekda Tri Hariadi, Kepala Bapenda Lilik Ismiati, Camat se-Kabupaten Tulungagung, Kepala Kantor Pertanahan Tulungagung, Kepala KPP Pratama Tulungagung, serta Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Tulungagung.

Kepala Bapenda, Lilik Ismiati, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perangkat pemungut pajak guna memastikan kelancaran pemungutan PBB-P2 tahun 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa meskipun pendapatan dari sektor PBB P2 mengalami peningkatan, realisasinya masih belum maksimal. Dari target 97,6 persen, capaian pada tahun 2024 hanya mencapai 96,52 persen dengan total pendapatan sebesar Rp 1,5 miliar.

*”Kami bersyukur PBB P2 meningkat, tetapi tetap belum sesuai harapan. Sejak 2020 hingga 2024, realisasi selalu di bawah target. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,”* ungkapnya.

Bupati menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, serta masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap pembayaran PBB P2. Ia juga mengimbau agar dilakukan strategi yang lebih efektif dalam sosialisasi serta peningkatan layanan guna mendorong partisipasi wajib pajak.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pemungutan pajak dengan pendekatan yang lebih inovatif dan berbasis digital. Dengan langkah ini, diharapkan realisasi PBB P2 dapat mencapai target yang telah ditetapkan di tahun-tahun mendatang.

Sosialisasi ini bukan hanya tentang pajak, tetapi juga komitmen kita bersama dalam mewujudkan Tulungagung yang lebih maju dan sejahtera. Mari bersinergi untuk kemajuan daerah.