Pemkot Kediri Luncurkan Layanan Transportasi Khusus untuk Pelajar Disabilitas

Rabu, 23 April 2025
14:54 WIB

Pemerintah Kota Kediri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan inklusivitas. Pada Senin (22/4), Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati secara resmi meluncurkan layanan angkutan antar jemput khusus bagi pelajar penyandang disabilitas di Kota Kediri.

“**Sebelumnya terdapat kendala, ada anak disabilitas kesulitan dalam berangkat ke sekolah, membutuhkan moda transportasi sehingga pemerintah kota hadir untuk mendukung dan memberikan layanan untuk anak-anak disabilitas,**” ujar Wali Kota Vinanda di Balai Kota Kediri.

Layanan ini diberi nama **”Mapan Ceria”**, terdiri dari dua kendaraan yang dapat mengangkut hingga 40 siswa. Untuk tahap awal, program ini diterapkan di **Sekolah Luar Biasa (SLB) Putra Asih Balowerti** yang memiliki 148 siswa. Anak-anak dijemput dari rumah atau titik kumpul yang telah ditentukan, sehingga memudahkan mereka untuk pergi ke sekolah dengan aman dan nyaman.

Tidak hanya mengantar ke sekolah, **Dinas Perhubungan Kota Kediri** juga merancang program **City Tour edukatif** bagi para siswa disabilitas. Lokasi-lokasi yang akan dikunjungi meliputi wisata air Sumber Banteng, Gereja Merah yang merupakan cagar budaya, serta beberapa instansi di Kota Kediri.

“**Wisata ini sebagai bentuk edukasi juga. Harapannya, anak-anak ini punya semangat karena merasa diperhatikan oleh pemerintah kota. Pemkot membantu psikologis mereka,**” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Didik Catur.

Peresmian ini berlangsung hangat dan penuh semangat. Anak-anak didampingi guru mereka dan secara simbolis langsung mencoba menaiki kendaraan “Mapan Ceria”. Acara diakhiri dengan tradisi pemecahan kendi oleh Wali Kota sebagai simbol dimulainya layanan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota K.H. Qowimuddin Thoha, pejabat Pemkot lainnya, serta perwakilan dari SLB Putra Asih.

Dengan hadirnya “Mapan Ceria”, Pemkot Kediri berharap tidak ada lagi hambatan bagi anak-anak disabilitas untuk mengakses pendidikan. Karena semua anak, tanpa terkecuali, berhak untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan cerah.