Pemkot Kediri dan OJK Gelar Rapat Koordinasi TPAKD untuk Evaluasi Program Keuangan Daerah

Jum,at , 28 February 2025
22:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, melalui Bagian Administrasi Perekonomian, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan rapat koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri, pada Kamis (27/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program TPAKD di Kota Kediri serta merumuskan strategi dalam meningkatkan inklusi keuangan di daerah. Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari berbagai instansi, termasuk perbankan, lembaga keuangan non-bank, serta organisasi terkait yang memiliki peran dalam mendukung akses keuangan bagi masyarakat.

Di tempat ini, jelasnya, tingkat inklusi dan literasi di Kota Kediri sudah menunjukkan indeks cukup tinggi yakni sebesar 87 persen di atas nasional. Kondisi ini memperlihatkan, masyarakat Kota Kediri sudah sangat mudah mengakses layanan keuangan seperti permodalan, dan lainnya.

Erwin menambahkan, berbagai kegiatan yang telah dijalankan oleh TPAKD pada Tahun 2024. Misal di antaranya program Kurnia (Kredit Usaha Melayani Warga), literasi keuangan, pengenalan alternatif pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, Surat Edaran Walikota Kediri tentang gemar menabung, dan lainnya.

“Ya benar, dengan Kurnia kita mempermudah warga Kota Kediri yang ingin berusaha. Selain itu kita imbangi dengan literasi keuangan agar masyarakat juga tahu keuntungan serta risiko-risiko apa saja yang dihadapi ketika mengakses layanan jasa keuangan,” katanya.

Bahkan, imbuhnya, saat menjalankan tugas TPAKD maka perlu adanya distribusi informasi dan internalisasi mengenai fungsi TPAKD kepada seluruh OPD terkait, dalam upaya peningkatan akses keuangan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

“Pada tahun ini saya berharap kita bisa terus menjalin kolaborasi dan sinergitas untuk melaksanakan program kerja TPAKD agar bisa menyentuh semua masyarakat sehingga kegiatannya bisa lebih dilihat dan mendapat kepercayaan lebih dari lembaga jasa keuangan,” katanya.

Ia juga menyampaikan, program kerja percepatan akses keuangan daerah yang akan dilakukan pada Tahun 2025. Antara lain program Kredit Pemerintah Melawan Rentenir (KPMR), program gemar menabung, galeri investasi, digitalisasi pasar, program literasi dan inklusi, maupun lain-lain .

Sementara itu perwakilan dari OJK Kediri, Hurin Nur Izzah mengemukakan, OJK bersama Pemerintah Kota Kediri selama ini menjalin sinergitas dan kolaborasi yang sangat baik dalam kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat Kota Kediri. Sebab, OJK memiliki tugas mengatur dan melindungi masyarakat terhadap sektor atau jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK.

“Dalam proses pengawasan ini kami juga berkolaborasi aktif melakukan upaya preventif dan mendorong akses keuangan masyarakat ke jasa keuangan,” katanya.

Ke depan, pihaknya akan terus melakukan upgrading kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dimungkinkan untuk dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Kediri Tahun 2025 sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera. “Semoga kegiatan TPAKD dapat berjalan baik dan memberi manfaat untuk masyarakat Kota Kediri,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo, Direktur Perumda BPR Bank Kota Kediri, serta perwakilan dari OPD terkait.